Mahasiswa Psikologi Islam Raih Predikat Yudisi Terbaik Fakultas Dakwah
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Psikologi Islam UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember. Pada Yudisium Sarjana ke-37 Fakultas Dakwah Tahun Akademik 2025/2026, Nabila Rifdaniyah Arifin berhasil meraih predikat Yudisi Terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,88. Capaian ini menjadi bukti nyata dedikasi, kerja keras, dan konsistensi yang ditunjukkan selama menempuh pendidikan di bangku perkuliahan.
Predikat tersebut diraih setelah Nabila berhasil menyelesaikan seluruh proses akademik selama delapan semester dengan hasil yang sangat memuaskan. Keberhasilannya tidak hanya mencerminkan kemampuan akademik yang unggul, tetapi juga menunjukkan komitmen untuk terus berkembang dan memberikan performa terbaik dalam setiap proses pembelajaran.
Sebagai tugas akhir, Nabila mengangkat penelitian yang membahas hubungan grit dan growth mindset pada siswa. Penelitian tersebut berangkat dari pentingnya memahami bagaimana kegigihan serta pola pikir berkembang dapat menjadi faktor yang mendukung keberhasilan belajar dan perkembangan diri peserta didik. Topik ini dinilai relevan dengan tantangan pendidikan saat ini yang tidak hanya menekankan kemampuan akademik, tetapi juga karakter dan ketahanan individu dalam menghadapi berbagai tantangan.
Keberhasilan Nabila menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya bahwa prestasi dapat diraih melalui proses yang panjang, disiplin, serta kemauan untuk terus belajar. Selama menjalani perkuliahan, ia menunjukkan semangat yang tinggi dalam menyelesaikan berbagai tanggung jawab akademik hingga akhirnya berhasil menyelesaikan studi tepat waktu dengan hasil yang membanggakan.
Program Studi Psikologi Islam mengapresiasi capaian tersebut sebagai wujud keberhasilan mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi akademik dan penelitian. Diharapkan prestasi yang diraih Nabila Rifdaniyah Arifin dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu psikologi serta masyarakat luas.



