Mahasiswa Psikologi Islam UIN KHAS Jember Angkat Gagasan Psikologi Moral Islam di STORIES 2025 UII Yogyakarta
Mahasiswa Program Studi Psikologi Islam UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember kembali menunjukkan kontribusi akademiknya melalui partisipasi dalam Simposium STORIES (Student Symposium on Islam Education) 2025 yang diselenggarakan pada 29–30 November 2025 di Gedung KHA Wahid Hasyim FIAI Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.
Mengusung tema “Transformasi Pendidikan Islam di Era Digital: Membangun Karakter, Spiritualitas, dan Keberlanjutan Global,” kegiatan ini diikuti oleh sekitar 180 peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Simposium menghadirkan dua narasumber utama, yakni Dhomas Hatta Fudholi, S.T., M.Eng., Ph.D., dan Gus Romzi Ahmad yang memberikan perspektif mendalam terkait tantangan pendidikan Islam di era digital.
Dua mahasiswa Psikologi Islam angkatan 2023, Robi’atur Rohmah dan Richa Salma Nuril Adzfaroh, turut mempresentasikan artikel berjudul “Integrasi Psikologi Moral Islam dalam Pembentukan Karakter Digital Siswa di Era Teknologi.” Karya tersebut menyoroti perubahan karakter siswa di tengah percepatan teknologi digital serta menawarkan nilai-nilai psikologi moral Islam sebagai fondasi penguatan akhlak dan regulasi diri.
Dalam sesi diskusi, Robi’atur berkesempatan berdialog langsung dengan Dr. Hajar Dewantara, M.Ag., dosen UII yang dikenal fokus pada kajian psikologi pendidikan Islam. “Dari beliau saya mendapatkan insight bahwa konsep psikologi moral Islam dapat menjadi kerangka penting dalam menjawab tantangan karakter digital saat ini,” ujarnya.
Robi’atur menambahkan bahwa rangkaian partisipasinya dalam forum ilmiah, mulai dari SeIBa hingga ICNARA, telah membuka wawasannya terkait isu budaya dan lingkungan global. “Sekarang STORIES kembali membuka mata saya mengenai isu digital dan urgensi karakter moral di dalamnya,” ungkapnya.
Partisipasi dalam STORIES 2025 juga memperluas jejaring akademik peserta. Robi’atur berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, termasuk UNIDA Gontor, STITMA Yogyakarta, STIUD Madura, dan mahasiswa MPAI UII. Pertemuan ini membuka ruang dialog sekaligus peluang kolaborasi riset di masa mendatang.
Simposium yang mengangkat isu inovasi pendidikan Islam, pendidikan karakter, kurikulum dan pedagogi, profesionalisme guru PAI, hingga spiritualitas pendidikan Islam ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa UIN KHAS Jember untuk memperluas wawasan dan memperkuat kapasitas akademik.
Keikutsertaan mahasiswa dalam forum nasional ini juga menegaskan komitmen Program Studi Psikologi Islam UIN KHAS Jember untuk mendorong mahasiswanya aktif berkontribusi dalam diskusi ilmiah terkait pendidikan, karakter, dan psikologi di era digital. Fakultas berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan karakter ilmiah, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempertajam kepekaan terhadap problem pendidikan kontemporer.



